Skip to main content

Posts

Showing posts with the label ihlam

Selamat Tinggal

Dalam siar-siar tengah kota Namun buru-buru kejar waktu Panik Hilang arah Datang trem berhenti   Buka pintu  Depan tempat diri terhenti Cerna Lalu kaki langkah tanpa paksa Manusia lain ikut memenuh Tidak ketahuan destinasinya juga  Tiada transaksi sah untuk menaik Hingga sedar ke pinggir bandar ia menuju Buru-buru orak langkah Keluar berada lokasi canggung Oh Kondisi lengang tepi jalan Terangkat tangan menahan teksi Arah diberi sebelum bergerak membelah sunyi Menuju ke station sebenar Seketika menjejak Hoek Van Holland Haven  Sebelum ditelan feri Stenaline Membelah laut menuju Harwich Selamat tinggal Amsterdam Selamat tinggal masa lalu. aku 02022015:1313 *Pantas masa berlalu. Kenangan 10 tahun lepas seperti baru semalam tercipta :)

Buka

Duduk aku sisinya katil. Melihat kamu lewat maya. Duduk tengah kelilingnya manusia. Berjaya telah kamu kecap. Namun aku terus perhati. Terukir bibir sedikit ke atas. Hati disinggah cebis bahgia. Lalu aku tanamkan azam. Bulat. Petak. Tidak berbentuk. Semua menerjah mengetuk rasa. Terima kasih. Kamu membuka sinar inspirasi. aku 01022015:2259

Aku Tagihkannya.

. . . . .  Salahkah aku? Salahkah aku memohon cebisan kemaafan? Tidak banyak aku rayukan dari kau! Tidak banyak! . . . . . . Aku tagihkannya. Aku tagihkan kemaafan itu cuma. . . . . . . Andai perjalanan sementara ini berakhir, Sudilah kiranya kau hadiahkan aku sekalung kemaafan. Dan juga tebaran-tebaran doa buat kesejahteraan aku di Sana kelak. Moga kau sentiasa dipayungi redha Sang Pencinta. . . . . . . aku 29082013;0113

Jawaban Kepada Kekosongan.

Aku rasakan jiwa ini kosong. Aku cari puncanya. Aku cari dan terus mencari! . . . . . . Berjalan aku ke serata pelosok dunia. Dari tempat yang tenang lagi damai, Hingga ke ceruk yang sedang bergolak hebat! . . . . . . Dalam satu malam. Marangkak aku mencari punca. Aku inginkan jawaban! . . . . . .  Ingatan aku menerpa berpatah balik.  Mengimbau ke pengakhiran minggu yang lalu. Teringat aku akan satu nota moden lemparan dari sahabat! . . . . . . Lantas aku terpa mencari serpihan peringatan. Jemari laju menari atas papan kekunci gajet moden. Terhidang ingatan menikan mata ke sanubari! . . . . . . "JIKA SESEORANG ITU TIDAK PERGI KE MASJLIS ILMU  MAKA DIA AKAN RASA KEKOSONGAN  DAN AKAN TUMBUH SATU TITIK HITAM DI HATINYA!" Allahu Rabb! Tertampar aku menyentap tagkai hati! . . . . . .  Kini ketemu aku akan jawabannya. Terungkai persoalan kekosongan yang dirasa. ...